Kapolsek Mandau Akan Dilaporkan Ke Propam

 

IMG_20160326_155526Duri, Suarariau.Com,- Dalam waktu dekat tim Kuasa Hukum Hery Syaputra bakal melaporkan Kapolsek Mandau Ke Propam Polres Bengkalis dan Polda Riau.Hal tersebut terungkap dari hasil konsprensi Pers antara Tim Kuasa Hukum Hery dengan sejumlah media cetak dan online di Jalan Karang Anyer II Kel air Jamban Kec Mandau,Sabtu ( 26/03 ) lalu.

Dimana dalam konsprensi Pers yang digelar tim kuasa hukum Hery Syaputra, Von Zepplin Simbolon, SH, Bobson Samsir Simbolon, SH dan Roberto Duran Simbolon, SH, yang bernaung di Law Office Von Zepplin Simbolon, SH & Partner, alamat Jl.Karang Anyer II, Kel.Air Jamban, Kec.Mandau – Duri itu terungkap akan adanya laporan menyangkut kinerja Kapolsek Mandau

“ Ya secepatnya kami akan melaporkan Kapolsek Mandau ke Propam Benhkalis dan Polda Riau.” Ujar Tim Kuasa Hukum Hery Syahputra, Sabtu ( 26/03 )

Ditanya, apa dasar dan alasan melaporkan Kapolsek Mandau kepihak Propam.Tim Kusa Hukum Hery justru menyebutkan, kalau mereka menduga Kapolsek Mandau ikut menutup dan menggunakan Police line ( garis polisi ) di tempat usaha Resto dan Cafe Puja milik Hery Syaputra di gedung Pujasera (pusat jajanan dan selera rakyat) Jl.  Jend.Sudirman Kec.Mndau.

“ Okey Katakan,bahwa pemasangan garis polisi adalah merupakan rangkaian tindakan pihak kepolisian dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalamhal terjadi suatu tindak pidana, sebagaimana yang diatur dalam pasal 7 KUHAP dan pasal 13, 14 dan 16 UU No.2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.Lalu,  apa hubungannya dengan usaha klien kami yang hanya menjual makanan dan minuman biasa ditambah musik karaoke, bukan miras dan perbuatan lain yang melanggar hukum, ya..dibuktikanlah dimana tindak pidananya”, jelas tim kuasa hukum.

Dan lebih lanjut Tim Kuasa Hukum Hery menyebutkan,bahwa sebelum mengoperasionalkan usahanya, klien mereka telah terlebih dahulu mendapatkan rekomendasi/izin dari UPTD Pasar dan Kebersihan Kec.Mandau melalui no.511/UPT-DPK/2015/218 tanggal 12 November 2015, dari Kelurahan Air Jamban No.358/SITU-1001/2015 tanggal 11 November 2015

Serta ijin dari UPTD Kesehatan/Puskesmas Kec. Mandau No.440/UPTD-TU/2015/1394 tanggal 10 Desember 2015, dan selain adanya ijin atau rekomendasi itu.klien mereka juga telah memberitahukan secara tertulis kepada pihak polsek Mandau tentang keberadaan dan telah dibukanya Resto dan Cafe Puja di gedung Pujasera Kec.Mandau-Duri

“Dan klien kami sudah membayar sejumlah Rp.10.900.000 kepada pihak UPTD Pasar dan Kebersihan untuk by retribusi kebersihan/ persampahan selama satu tahun, dan bila pihak posek Mandau tidak menanggapi surat klarifikasi dari kami, maka selanjutnya pihak kami akan melakukan tindakan upaya hukum”, beber tim kuasa hukum

Bahwa pemasangan police line oleh pihak Polsek Mandau telah merujuk surat Plt Camat Mandau No.30/Trantib/04 tertanggal 3 Pebruary 2016 yang ditujukankepada Dinas Padar dan Kebersihan Bengkalis.

Artinya menurut tim Kusa Hukum Hery, sama sekali bukan wewenang Polsek mandau. ”Sesuai isi surat tersebut itu kewenangan Dinas Pasar dan Kebersihan yang pelaksanaanya diawasi, ditertibkan dan diamankan oleh satpol PP Bengkalis, sesuai pasal 3 dan 4 Perda Bengkalis No.14 thn 2008 tentang organisasi dan tatakerja satpol PP Bengkalis.” Kata mereka seakan bersamaan (Julieser/Red )

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>