Lakukan Pengerukan dan Pengambilan Tanah, Djohan Laporkan Kontraktor dan PT Pertamina RU II Dumai Ke Polres Dumai

Copy of rubiahDUMAI,Suara Riau.Com—Kamis, 28 Juni 2016 lalu,Djohan melalui  karyawannya bernama Marsudin, telah  melaporkan pihak Kontraktor penerima kerja dan PT.Pertamina RU.II selaku pemberi kerja ke pihak Polres Dumai.

Laporan Pidana dengan STPL : LP/210/VI/2016/Riau/Res Dumai tersebut,sehubungan adanya dugaan tindak pidana Pencurian Tanah Timbun dan atau Penyerobotan Tanah dengan cara melakukan pengerukan/penggalian tanah milik Djohan yang terletak di Kelurahan Pelintung Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai.

Berdasarkan pantauan awak media ini dilapangan, pada Jumat, 1 Juli 2016 lalu,bahwa Penyidik Polres Dumai bersama dengan Juru Ukur Kecamatan Medang Kampai Sdr.Chaidir.M, Juru Ukur Kelurahan Pelintung Sdr. Miswan, dan Ketua RT 006 Abu Samad serta beberapa warga setempat melakukan peninjauan batas dan sempadan tanah.

Selanjutnya Penyidik Polres Dumai memasang police line di area tanah timbun yang kini telah dikeruk/ digali oleh pihak Kontraktor suruhan PT ( Persero ) Pertamina RU II Dumai.

Anehnya, police line yang dipasang oleh petugas Polres Dumai, langsung dicabut oleh Manager PT Pertamina RU II Dumai, Tengku Rubiah.

Uniknya ketika wartawan mempertanyakan terkait pemasangan police line tersebut kepada Tengku Rubiah.Tengku Rubiah namun justru dengan santai menjawab, “Silahkan mereka melakukan police line, biar pengadilan membuktikan siapa pemilik tanah yang sah.”UjarTengku Rubiah menjawab wartawan,beberapa waktu yang lalu

Dan Tengku Rubiah mengaku kalau PT ( Persero ) Pertamina RU II Dumai memiliki Akte Jual Beli (AJB) tahun 1974, dengan luas lahan menurut Tengku Rubiah 36 hektar atau 600 x 600 meter.

Sementara Cassarolly Sinaga SH selaku kuasa hukum Djohan,saat dikonfirmasi terkait pencabutan garis police line yang diduga dilakukan pihak suruhan PT ( Persero ) Pertamina RU II Dumai

Cassarolly Sinaga SH selaku kuasa hukum Djohan yang turut hadir ke lokasi pada saat itu,justru berkata,kalau tindakan oknum pegawai Pertamina bernama Tengku Rubiah,sudah merupakan tindakan dugaan pelecehan terhadap tugas tugas Kepolisian RI

“ Tindakan Sdri.Tengku Rubiah mencabut police line tersebut Kami anggap sangat melecehkan tugas dari institusi Kepolisian. Kami sangat heran, mengapa hanya Sdri.T.Rubiah saja yang berani mencabut police line tersebut??? Padahal saat itu ramai karyawan Pertamina hadir termasuk Security nya. Ada kepentingan apa sebenarnya dibalik ini semua???. “( Mulak Sinaga )

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>