Paksakan Kehendak Kuasai Lahan Bersengketa, Pihak PT Pertamina Dumai Diduga Tunjukan Kearogansian

IMG_20160722_143104DUMAI,Suara Riau.Com—Seperti diinformasikan media ini sebelumnya,bahwa Ahwa dan Djohan,ada bersengketa lahan dengan pihak PT Pertamina ( Persero ) RU II Dumai.

Dan lahan seluas lebih kurang 36 Ha itu terletak di sekitar Jalan Lintas Pelintung menuju Sungai Pakning ( Bengkalis ).Bahkan akibat pertikaian didalam lahan seluas lebih kurang 36 Ha itu,kedua belah pihak dibarakan telah saling membuat laporan Ke Polres dan gugatan Ke Pengadilan Negeri Dumai

Anehnya,kendati lahan tersebut masih dalam status bermasalah ( bersengketa ) dan telah didaftarkan sebagai objek perkara di Pengadilan Negeri Dumai,namun pihak PT Pertamina ( Persero ) RU II Dumai,masih tetap nekad menyuruh pihak operator kontraktor ( PT Putra Hari Mandiri ) untuk melakukan penggalian tanah timbun dilokasi lahan berstatus bermasalah itu

Seperti halnya yang terjadi Jum at ( 22/07/16 ) kemarin missalnya,pihak PT Pertamina ( Persero ) RU II Dumai,tampaknya  tidak menghargai adanya proses hukum dan arahan/anjuran dari pihak Aparat Kepolisian Republik Indonesia Resort Dumai

Adanya kesan “arogan” atau tindakan tidak menghargai proses hukum dan arahan serta anjuran pihak Polres Dumai itu diperkuat dari tindakan dugaan pemaksaan kehendak dari perwakilan PT Pertamina ( Persero ) RU II Dumai

Didalam hal Menyuruh/memerintahkan sejumlah operator baceo( beko ) untuk melakukan penggalian /pengerukan dan mengangkut ratusan sampai ribuan kubik lebih tanah timbun dari dilahan yang masih berstatus sengketa /berperkara

Lahan persengketaan antara Ahwa dan Djohan melawan PT Pertamina ( Persero ) RU II Dumai yang terletak di Jalan Lintas Pelintung-Pakning,missalnya.Sampai Jum at ( 22/07/16 ) kemarin,tanah sekitar 36 Ha lebih itu,diketahui publik masih berstatus bersengketa

Ironisnya lagi,kendati Kapolres Dumai,AKBP Donald H Ginting SIK MSi,melalui Kapolsek Medang Kampai,AKP A Pardosi,telah mengajukan meyarankan dan mengarahkan kedua belah pihak untuk berunding dulu baru mengambil tindakan.Namun,pihak PT Pertamina ( Persero ) RU II Dumai,masih tetap bersikukuh harus mengambil/menggali tanah timbun dari lokasi tanah yang masih bersengketa itu

“Karena kedua belah pihak yang bersengketa masih sama sama bersikeras punya lahan ditempat ini.Maka,untuk mencegah dan menjaga kekondusipan dan keamanan Nasional.Saya mewakili bapak Kapolres Dumai,AKBP Donald H Ginting SIK,MSi,meminta kepada kedua belah pihak yang bersengketa ( Ahwa dan Djohan melawan PT Pertamina RU II Dumai )untuk tidak melakukan kegiatan saat ini dilahan bersengketa ini.”Ujar Kapolsek Medang Kampai,AKP A Pardosi,Jum at ( 22/07/16 ) kemarin dilapangan

Mendengar,apa yang disampaikan Kapolsek Medang Kampai,AKPA.Pardosi itu.Menager Umum PT Pertamina ( Persero ) RU II Dumai,Seno (orang yang mengaku sebagai mewakili PT Pertamina ( Persero ) RU II Dumai),dengan sedikit nada yang terkesan “arogan “ mengatakan,kalau mereka akan tetap melakukan aktivitas penggalian tanah dilahan yang dimaksud Kapolsek Medang Kampai

“Kami siap berhenti,dan tidak melakukan aktivitas penggalian tanah ditempat ini.Dengan syarat pak Kapolsek bersedia membuat perintah berhenti secara tertulis kepada kami.Kalau tidak ada secara tertulis.Kami akan mulai bekerja.”Tukas Seno,seraya menyuruh anggotanya mengintruksikan operator beko,untuk melakukan aktivitas penggalian tanah dilahan berstatus sengketa itu

Dan untuk memuluskan tindakan dugaan pelanggaran hukum yang mereka lakukan,pihak atau oknum perwakilan PT Pertamina( Persero ) RU II Dumai,diduga sengaja mengkerahkan puluhan orang tenaga Sicurity,puluhan orang ormas beratribut FKPPI dan Satu Pleton prajurit TNI AD dari satuan Den Rudal 004 Bagan Besar dilokasi lahan persengketaan antara Ahwa,Djohan dengan PT Pertamina RU II Dumai.

Hal tersebut diperkuat adanya pengakuan dari sejumlah personil prajurit TNI AD dan ormas beratribut FKPPI Dumai,yang menyebutkan,kalau mereka hadir atas undangan dari oknum berwenang di PT Putra Hari Mandiri ( kontraktor pemenang tender pengalian tanah timbun dan oknum berkompeten di PT Pertamina ( Persero ) RU II Duma

Melihat aktivitas penggalian tanah dilahan kliennya,dua orang Advokad Dumai, Edy Azmi Rozali SH dan Cassarolly Sinaga  SH,langsung menyuruh oprator beko milik Ahwa,untuk menggali jalan masuk beko dan mobil dam truk milik kontraktor PT Pertamina RU II Dumai.

Galian jalan tersebut menurut Cassarolly dan Edi Azmi,guna mencegah dan menghambat leluasanya beko dan mobil dam truk suruhan PT Pertamina ( Persero ) RU II Dumai masuk dan menggali tanah milik klien mereka.”Ya,beko ini sengaja memang kita hadirkan untuk menghalang halangi mereka untuk mengambil lahan klien kita.”Ujar Edy Azmi dan Cassarolly seakan bersamaan menjawab wartawan

Disinggung mengenai langkah dan upaya selanjutnya yang akan mereka lakukan ?.Azmi dan Cassarolly,justru mengaku akan melakukan upaya seperti,buat laporan kembali ke Kapolres Dumai,menyurati Walikota,DPRD II,DPRD I,Gubernur,Kapolda Riau,DPRRI,Kapolri dan Presiden RI

“Karena mereka tidak mengakui proses hokum dan aparat hokum seperti Kepolisian RI.Mau tak mau,kami harus kumpulkan massa untuk melakukan unjuk rasa ke kantor Polres,Walikota,DPRD Dumai,DPRD Tk I,Gubernur,Polda Riau,DPRRI,Polri dan Ke Istana Negara Jakarta.”Kata kedua Advokad asal Dumai itu.

Sementara Kabag Ops PolresDumai,Kompol Wawan,saat dikonfirmasi wartawan,terkait aktivitas yang dilakukan pihak PT Pertamina RU II Dumai dilahan bersengketa,Wawan justru berkata,kalau pihaknya sudah melakukan upaya semaksimal mungkin,dalam hal ini menurut Kabag Ops Polres Dumai,termasuk menjaga kekondusipan ditempat lahan bermasalah itu

Berbeda dengan Koman dan Distrik Militer ( Kodim ) 0320,Letkol Hendrik Siagian.Saat dikonfirmasi terkait kehadiran sejumlah prajurit TNI AD beratribut satuan Den Rudal 004 dilokasi bersegketa, via SMS ke Phone Selulernya nomor 0852 2004 xxxx.Yang bersangkutan terkesan memilih tidak menjawab.

Adanya dugaan memilih tidak menjawab itu,diperkuat,tidak adanya balasan,dari nomor Hand Phone nomor 0852 2004 xxxx ke nomor Hand Phone wartawan media ini.( *** Red *** )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>