Habib Nur: Rasionalisasi Guru Honor Perlu di Pertimbangkan

Habib Nur, Wakil Ketua Komisi B DPRD Rohil.ROKANHILIR,Suara Riau.Com — Akibat dari Defisit anggaran yang mencapai RP 812 miliar, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau akan merumahkan guru honor yang tidak produktif dengan alasan penghematan anggaran.

Namun kebijakan ini mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Habib Nur karena menurutnya kebijakan itu kurang tepat.

Hal ini diungkapkannya kepada media ini, Sabtu (06/08/16) melalui telpone selulernya.

Habib meminta kepada pemerintah daerah agar guru yang akan dirasionalisasi adalah guru yang benar-benar tidak produktif. Namun guru yang produktif harus dipertahankan dan perlu diperhatikan karena guru adalah ujung tombaknya pendidikan.

Karena pendidikan adalah kebutuhan yang paling mendasar untuk perubahan seorang manusia.

“Saya mendukung jika yang akan dirasionalisasi oleh pemerintah adalah tenaga guru honorer yang tidak produktif. Namun saya juga tidak setuju jika rasionalisasi dilakukan kepada para guru yang produktif,” ujarnya.

Untuk itu dirinya meminta kepada Pemda Rohil agar tetap fokus memperhatikan kebutuhan dan kesejahteraan para guru karena guru  adalah seorang Inovator dan Motivator bagi seorang siswa.

“Karena itu kehadiran seorang guru tidak bisa digantikan dengan media apapun sebagai Inovator dan Motivator,” ujarnya.(adv).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>