Terkait Kebakaran Lahan 7000 Ha di Kubu, Kobaran Api Sudah Dapat di Jinakkan

Danrem 031 Wira Bima pimpin pemadaman api di RohilROHIL,suarariau.com — Pasca bencana kebakaran lahan dan hutan (karlahut) hingga menghanguskan  7000 Hektar lahan di ujung jalan Dam II di desa Sei Segajah Makmur, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Propinsi Riau sempat menghebohkan Riau.

Kendati kobaran api dalam kebakaran lahan itu telah bisa dijinakkan, namu, Jumat (19/08/16) kemarin lokasi kebakaran lahan tersebut masih menyisahkan bara api.

Agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan asap tebal,  sejumlah personel TNI/POLRI dan warga sampai hari ini masih beraji baku  melakukan penyiraman bara api  dengan mengunakan mesin pompa air guna memastikan api benar-benar padam.

Pemadaman api di Kecamatan Kubu, Rokan Hilir tidak lepas dari pantauan orang nomor satu di Rohil, yakni Bupati Suyatno dan Danrem 031 Wira Bima  Brigjen TNI Nurendi M.Si (Han) guna memastikan pengujian alat-alat pemadam kebakaran yang akan digunakan para personil dilapangan.

 “Sampai saat ini kebakaran di Rohil  masih terus terjadi. Terutama di Kecamatan Kubu,” kata Danrem.

Dalam upaya pemadaman api di desa Sei Segajah Makmur, Kecamatan Kubu tersebut, tampak hadir . Bupati Rohil, Danrem  dan sejumlah  pejabat lainnya, seperti Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Kabupaten Rokan Hilir, Rahmatul Zamri, Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa Politik dan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Suandi S.Sos

Camat Kubu Asrul, Kepala Desa Sei Segajah Makmur, Husni Fahmi, Kapolsek Kubu AKP Syofian dan Kabag Humas Pemkab Rohil, Hermanto serta dibantu masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu Bupati Rohil H Suyatno mengucapkan terima kasih kepada Danrem dan jajarannya yang sudah memberikan perhatian serius atas kejadian bencana kebakaran lahan dan hutan sampai tuntas.

“Kami atas nama pemkab Rohil mengucapkan terima kasih kepada Bapak Danrem dan Jajarannya yang sudah menuntaskan kebakaran lahan di Kecamatan Kubu, Rohil sampai tuntas. Bahkan kemarin beliau rela nginap di Rohil,” kata bupati.

Suyatno melanjutkan, untuk melakukan penanggulangan bencana kebakaran seperti ini diperlukan kerjasama  dan kordinasi dengan semua pihak. Menurutnya kahan yang terbentang luas di Kecamatan Kubu ini  mungkin sebagian lahan dimiliki oleh masyarakat namun diduga sebagian statusnya belum jelas.

Namun untuk mengolah lahan yang terkesan terlantar itu akan melibatkan pihak ketiga agar bencana kebakaran bisa diminimalisir. Katanya kalau soal pihak yang menjadi bapak angkat tidak ada masalah.

Menurutnya, bagi masyarakat pemilik lahan di Kecamatan Kubu  tidak masalah bila ada pemanfaatan lahan ini. Namun semua itu masih menunggu keputusan dari Kemenhut RI.

“Kami masih menunggu surat dari Kemenhut RI, mudah-mudahan kita segera mendapat jawaban,” ujar bupati. (Rilis Penrem 031 WB/wis).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>