Untuk Memberantas Kemiskinan, Pemerintah Kabupaten Rohil Gesa Pembangunan Jalan Lintas Pesisir

 

20160906_102202ROHIL,suarariau.com  —- Selasa (06/09/16) kemarin Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno hadiri dan buka acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) penyusunan RPJMD tahun 2016-2021.

Musyawarah Musrenbang penyusunan RPJMD tahun 2016-2021  yang ditajah oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Kabupaten Rokan Hilir, Propinsi Riau, diadakan di Hotel Lion Jln Mawar Bagansiapi api-Rohil

Dalam musrenbang itu Suyatno mengatakan pada tahap penyusunan program pembangunan 5 tahun kedepan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir yang paling strategis adalah mengentaskan kemiskinan diwilayah pesisir dengan cara membangun jalan lintas pesisir antara Bagansiapiapi-Pekaitan-dan Kecamatan Pasir Limau Kapas.

“Dengan membangun jalan lintas pesisir dari Bagansiapiapi-Pekaitan-Kubu dan Kecamatan Pasir Limau Kapas dibutuhkan sinergi antara dinas terkait dan masyarakat agar kantong-kantong kemiskinan diwilayah pesisir dapat segera dientaskan,” kata Bupati H Suyatno.

Dalam tahap pertama musrenbang ini bupati menyebut akan  diawali dari  7 kecamatan, yaitu Kecamatan  Bangko, Kecamatan  Pekaitan, Kecamatan Sinaboi, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kecamatan Batu Hampar, Kecamatan Rimba Melintang dan Kecamatan Bangko Pusako.

Bebernya, program pembangunan Jalan Lintas Pesisir, Kecamatan Pasir Limau Kapas mulai dari Sungai Daun-Kuala Kubu-Pekaitan-Bagansiapiapi saat ini sedang dalam  tahap pengerjaan. Program ini menjadi kegiatan skala prioritas dalam membuka keterisoliran daerah pesisir di Rokan Hilir.

Bupati juga mengharap agar  jalan lintas pesisir seluruhnya di aspal beton (rigid) sehingga nantinya akses transportasi untuk  masyarakat berjalan  lancar. Demikian halnya jalan antara Panipahan Rohil dengan Sungai Rakyat Labuhan Batu Utara sudah bisa dilalui mobil.

Menurut H Suyatno dengan dibukanya akses jalan dari Panipahan-Sungai Rakyat dan lintas pesisir ini akan mempermudah masyarakat yang akan melakukan perjalanan darat dan menghemat biaya,” ujar bupati.

Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bpaeda) Kabupaten Rohil, HM Job Kurniawan mengatakan kegiatan pra musrenbang sebagai kegiatan uji publik dengan program yang sudah dirancang sedemikian rupa. Namun, katanya,  tidak tertutup kemungkinan ada masukan dari masyarakat yang lebih bermanfaat.

Menurutnya ini hanya uji publik terhadap perencanaan kegiatan yang ada, seperti pembangunan sentra industri perikanan yang amat strategis dibangun di Kecamatan Panipahan, Bangko, Sinaboi. Sedangkan sentra industri padi dibangun di Kecamatan Rimba Melintang, Bangko Pusako, Batu Hampar, dan diharapkan bisa bersinergi.

Ditambahkan ini tidak dilihat dari segi anggaran melainkan berbicara perencanaan program, namun jika nantinya disesuaikan dengan anggaran, pembahasanya disaat pengesahan RAPBD.

“Selain itu sudah banyak program lain yang sudah terlaksana dan dan saat ini sedang berjalan. Seperti pembangunan jalan lintas pesisir, normalisasi anak sungai, rigid dan hotmix,” kata Job. (wis).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>