Jelang HUT Rohil ke 17 Suyatno Tanam 150 Batang Pohon Ketapang di TPU Bagan Jawa

JpegROHIL — Bersempena dengan hari jadi atau  Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rokan Hilir  (Rohil) ke 17 yang jatuh pada tanggal 4 Oktober 2016 mendatang. Hari ini Kamis 21 September 2016 Bupati H Suyatno tanam 150 batang pohon Ketapang  di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Kepenghuluan Bagan Jawa, Kabupaten Rokan Hilir, Propinsi Riau guna mencegah banjir dan tempat berteduh.

Selain H Suyatno, turut hadir Plt Sekdakab Rohil H Surya Arfan, Asisten III Kesra Ali Asfar, Sekwan DPRD Rohil Syamsuri Achmad, Kepala BKD Roy Azlan, kepala dinas, badan dan kantor, di areal Tempat Pemakaman Umum (TPU), Kepenghuluan Bagan Jawa, Bagansiapiapi, Kamis (22/9/2016).

Bupati menyebutkan kegiatan penanaman pohon pelindung ini
ini lebih difokuskan didaerah yang gersang dan rawan banjir, selainbitu program ini untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.

“Ini salah satu kegiatan anjangsana kita, sempena memperingati HUT Rohil ke-17. Jadi penanaman pohon pelindung ini sangat cocok sekali,” ungkap bupati.

Selain penghijauan, katanya, pemkab Rohil sudah memprogramkan pembangunan drainase dan pagar mengelilingi areal TPU, kemudian rencana kedepan pemkab akan membangun 4 akses jalan masuk menuju TPU.

“Saya sudah cek 2 minggu lalu, dan banyak yang harus dibenahi supaya penjiarah yang datang merasa aman dan nyaman, yakni memfungsikan kembali bangunan persangrahan dan perbaikan akses jalan,” ungkap Suyatno.

Senada, Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut)  Rohil Rahmatul Zamri,  kegiatan ini dalam rangka mensuport masyarakat untuk lebih giat lagi menanam pohon pelindung terutama di areal yang gersang dan rawan banjir.

“Yang penting supaya lingkungan tetap asri dan nyaman serta mengurangi banjir dan kebakaran. Tahun ini sengaja fokus di TPU sesuai arahan bupati, karena banyak warga penziarah mengeluh kepanasan karena tidak ada pohon pelindung dilokasi ini,” ujar Rahmatul.

Menurutnya, jenis pohon ketapang cocok dijadikan model lantaran bentuk daunnya seperti payung dan bisa ditanam diareal berair dan rawa. Sedangkan pohon angsana merupakan jenis tanaman gambang dan tahan terhadap cuaca ekstrim.

“Bibit yang kita tanam merupakan jenis yang dapat bertahan terhadap kondisi cuaca ekstrim, ukuran yang ditanam 150 centimeter dan bisa hidup hingga puluhan tahun,” katanya. (wis).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>