Pengawasan Lemah, Ilegal Fishing Semakin Marak di Rohil

img_20161003_100056ROHIL,suarariau.com —  Praktek illegal fishing semakin marak terjadi disekitar perairan Selat Malaka, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Himbauan serta larangan Pemerintah untuk menghentikan kegiatan perusak biota air dan terumbu karang tersebut nampaknya tidak diindahkan.

“Kita menduga, pemerintah tidak serius dan bahkan terkesan main-main dalam menangani praktek illegal fishing yang dilakukan kelompok nelayan asal Provinsi Sumatera Utara (Sumut) itu, padahal sudah ada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela (Trawls) dan Pukat Tarik (Seine Net),” kata Ketua HSNI Rohil, Murkan Muhammad kepada watawan, Senin (03/10/16) lewat pesan BBM nya.

 

Menurutnya ketidakseriusan pemerintah itu, bisa dilihat dari semakin maraknya pelaku illegal fishing, siang malam Pukat Harimau bertonase diatas 25 Gros Ton meluluh-lantakkan sumberdaya ikan dan laut tanpa henti-hentinya.

 

Tapi malang, Pemerintah sama sekali tidak pernah melakukan pengawasan. Dimanakah lagi perlindungan negara terhadap nelayan.

 

‎Dirinya merasa prihatin karena nelayan tradisional menjadi korban praktek illegal fishing dan Pemerintah terkesan menutup mata. Pemerintah seolah tak berdaya ketika berhadapan dengan kalangan pengusaha bermental pemburu rente ekonomi.

 

Ditambahkannya  berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, maka wewenang melakukan pengawasan diserahkan ke Pemerintah Provinsi dan Pusat.

 

Namun pihaknya meminta supaya Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dapat memfasilitasi semua itu, demi kesejahteraan nelayan dan keamanan laut kita.

 

“Apalagi sekarang ini bertepatan dengan HUT Kabupaten Rokan Hilir ke-17,” kata politisi Partai Demokrat itu. (wis).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>