PN Dumai Kembali Gelar Perkara Perdata No 05, Para Pihak Serahkan Berkas Kesimpulan Ke Majelis Persidangan

20160923_082428DUMAI,suarariau.com—Rabu ( 19/10/16 ) tadi, pihak PN ( Pengadilan Negeri ) Dumai kembali menggelar sidang perkara perdata no 05/PDT.G/2016/PN.DUM

Sidang perkara perdata antara penggugat Zainun melawan tergugat I ( PT CPI Pusat ), II ( PT CPI  Riau ), III ( PT Pertamina Pusat-Jakarta ), IV ( PT Pertamina Unit Pengolahan II Dumai ) dan BPN ( Badan Pertanahan Nasional ) itu digelar diruang I Pengadilan Negeri Dumai.

Didalam memimpin jalannya sidang yang beragendakan penyerahan berkas kesimpulan dari masing masing pihak itu.Wakil Ketua PN Dumai ( Ketua Majelis Hakim ), Sarah Louis Simanjuntak SH M Hum tampak didampingi dua hakim anggota, seperti Ronaldo Lumbantobing SH MH dan Boy SH.

Dalam berkas kesimpulannya, masing masing pihak, baik Kuasa Hukum penggugat, Cassarolly Sinaga SH, maupun Kuasa Hukum para tergugat I,II,III dan IV, sama sama menyatakan sidang tetap dilanjutkan.

Cassarolly Sinaga SH missalnya. Dalam kesimpulannya, selaku Kuasa Hukum penggugat Zainun, dia tetap bertahan pada isi gugatannya. Bahkan pada poin poin kesimpulannya terakhirnya, Cassarolly Sinaga SH mengajukan permohonan kepada Majelis persidangan untuk

Mengabulkan seluruh isi gugatannya, menyatakan para tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum ( onrecht matijgedaad heit ), menyatakan sah dan berharganya soerat djoel beli reg 18/1939 atas nama Abdoel Dang alias Imam Dang

Menyatakan penggugat adalah ahli waris dan paling berhak atas objek perkara,menghukum tergugat I,II,III dan IV untuk mengganti kerugian materiil Rp 118,239,280,000 Dan kerugian Imateriil penggugat  Rp 10,000,000,000

Dan menghukum tergugat III dan IV untuk menghentikan segala bentuk kegiatan diatas tanah perkara aquo, serta menyatakan sertifikat HGB no 03 tahun 2004 atas nama tergugat III dan IV tidak mempunyai kekuatan hukum

Memerintahkan tergugat V menarik sertifikat HGB no 03 tahun 2004 dan menghukum tergugat V untuk segera membebaskan/ mengeluarkan objek perkara aquo dari sertifikat HGB atas nama tergugat III dan IV

Serta memohon kepada Majelis persidangan untuk menyatakan putusan dapat dijalankan terlebih dahulu walau ada upaya banding,kasasi maupun Verzet ( uitvoorbaar bijs vorraad. Dan memohon kepada Majleis untuk menjatuhkan putusan yang seadil adilnya ( Ex Aequeo Et Bono ) bila mana ada pendapat lain dari majelis.

Demikian halnya, dengan para pihak tergugat, dalam berkas kesimpulannya.Tergugat I,II,III,IV dan V, tetap menyatakan dalam Eksepsinya. Pada intinya, mereka ( para tergugat ) menyatakan keberatan semua isi dalil dalil penggugat.

Seletah menerima berkas kesimpulan yang diserahkan masing masing pihak.Ketua Majleis persidangan, menyatakan, sidang ditutup dan dibuka kembali Rabu ( 16/11/16 ) mendatang.

“Karena sidang berikutnya adalah putusan, dan seluruh berkas kesimpulan penggugat maupun tergugat perlu dipelajari.Dan satu dari majelis disini ada yang mengajukan cuti. Maka, sidang kita tutup untuk sementara waktu.Dan kita gelar kembali hari Rabu tanggal 16 Nopember 2016 mendatang.”Ujar Sarah Lousi Simanjuntak SH M Hum diselah mengetukkan palunya, Rabu ( 19/10/16 ) tadi ( Mulak Sinaga )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>