Tak Terima Putusan Pengadilan Tinggi Riau, Misran Terpidana Kasus Pembakar Sampah Ajukan Memori Kasasi Ke MA

 

foto-guntur-s-300x225DUMAI,suarariau.com—Rabu ( 21/12/16 ) tadi, seorang wanita separoh baya tanpak mondar mandir di  lingkungan Lembaga Permasyarakatan ( LP ) dan Pengadilan Negeri Dumai.

Konon kehadiran wanita paroh baya tersebut, guna melengkapi syarat –syarat dalam pengajuan permohonan memori kasasi perkara suaminya bernama Misran alias Ipong Bin Abdul Muin Ke Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia di Medan Merdeka Utara No 13 Jakarta Pusat

Adanya pengajuan permohonan Memori Kasasi atas perkara tindak pidana dugaan pembakaran hutan tersebut menurut wanita separoh baya tersebut, dikarenakan suaminya bernama Misran alias Ipong Bin Abdul Muin tidak terima dengan isi amar putusan dari pihak  Pengadilan Tinggi Riau No 251/PID.SUS/2016/PT PBR, yang menjatuhkan pidana penjara selama 3 tahun dan denda 1 Miliar kepada terdakwa Misran Alias Ipong Bin Abdul Muin

“ Karena suami saya bernama Misran Alias Ipong Bin Abdul Muin tidak terima dengan Vonis kurungan 3 tahun penjara yang dijatuhkan pihak Pengadilan Tinggi Riau. Makanya, hari ini saya harus mondar mandir mulai dari Lembaga Permayarakatan Dumai dan kemari. Untunglah berkas berkasnya udah saya  masukan barusan ke bahagian Pidana Pengadilan Negeri Dumai ini.”Ujar wanita paroh baya yang mengaku bernam Sutini,Rabu ( 21/12/16 ) tadi di Pengadilan Negeri Dumai

Seperti diwartakan media ini sebelumnya, bahwa akibat tidak puas dan terima dengan vonis 1 tahun penjara dan denda 1 Miliar yang dijatuhkan Majelis persidangan kepada terdakwa pembakar sampah bernama Misran alias Ipong

Membuat Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Dumai, Andi Bernad Simanjuntak SH, melayangkan memori banding atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ke Pengadilan Tinggi Riau

Bahkan untuk pengawalan memori banding yang dibuat dan dikirimkan Jaksa Penuntut Umum itu, membuat seorang Pengurus inti Partai PDI P Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai-Riau ,bernama Guntur Simbolon harus mengajukan surat  permemohonan keadilan kepada pihak Majelis Hakim di Pengadilan Tinggi ( PT ) Riau

“Apa yang saya lakukan hingga kembali melayangkan surat ke hakim PengadilanTinggi, adalah bagian dari pengawasan kepada penegak hukum di Riau ini”, ujar Guntur Simbolon kepada suarariau.com, bulan Oktober 2016 lalu

Tujuan dan isi surat tersebut menurut Guntur Simbolon,memohon pihak Majelsi Hakim yang menangani dan menyidangkan perkara terdakwa Misran Alias Ipong Bin Abdul Muin bisa bersikap dan bertindak adil.

“Selaku warga yang perduli kedailan saya benar benar kecewa dengan isi putusan Pengadilan Tinggi Riau ini. Dan atas isi Putusan Pidana Penjara 3 tahun kepada saudara Misran Alias Ipong Bin Abdul Muin. Saya akan mengajukan surat permohonan kedailan kepada Ketua Mahkama Agung RI.”Ujar Guntur Simbolon, Rabu ( 21/12/16 ) tadi, seakan protes dengan isi amar putusan Pengadilan Tinggi Riau 251/PID.SUS/2016/PT PBR itu

Berbeda dengan Cassarolly Sinaga SH, saat diajak bincang bincang seputar masalah memori banding dan memori kasasi dalam suatu perkara tindak pidana.Sebagai warga Dumai yang berprofesi sebagai Advokad dan Konsultan Hukum di Jalan Jenderal Sudirman Dumai, pria paroh baya itu justru berkata, kalau dirinya mengaku sangat mendukung adanya upaya upaya dari warga untuk menuntut keadilan.

“Selaku warga yang berprofesi sebagai Pengacara, saya sangat bangga, kalau ada terdakwa, seperti Misran Alias Ipong Bin Abdul Muin ini  yang melakukan upaya Kasasi. Karena dalam Undang Undang Hukum Acara Pidana tahun 1996-1997 juga sangat jelas disebutkan, kalau setiap terdakwa yang merasa tidak terima dengan putusan Majelis Hakim bisa melakukan upaya Banding maupun Kasasi.Itu sudah langkah tepat.”Ujar Cassarolly Sinaga SH, Rabu ( 21/12/16 ) tadi, seakan memberikan dorongan kepada keluarga terdakwa Misran Alias Ipong Bin Abdul Muin. ( Mulak Sinaga )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>