Rokan Hilir Bersih Dari Kegiatan Illegal, Kakan KPPBC Tak Sungkan Minta Dukungan Aparat dan Istansi Terkait

images-17ROHIL,suarariau.com – Walau aksi penyeludupan barang ilegal di jalur wilayah perairan disebut sebut marak, namun diwilayah pantai bagian Pesisir Timur ( perairan Rokan Hilir ), Provinsi Riau masih belum ada temuan adanya aksi kejataan tersebut.

Hal tersebut terungkap dari pengakuan pihak Kantor KPPBC ( Pelayaan, Pengawasan Bea dan Cukai ) Tipe Pratama Rokan Hilir.

Dalam penjelasannya kepada wartawan, pihak KPPBC Rokan Hilir tidak menapik ramainya dan lalu lalangnya kapal kapal yang melintasi di jalur diperairan diwilayah pantai bagian Pesisir Timur ( perairan Rokan Hilir )

” Memang kjalurnya cukup ramai, namun sejauh ini kami belum ada menemukan,aksi aksi yang mengarah kepenyeludupan. Dan terkait masalah pengawasan ini, pihak kami telah minta bantuan armada dari Tanjung Balai Karimun serta berkoordinasi dengan pihak TNI AL dan Polair,” Ujar Kepala KPPBC Tipe Pratama melalui Subseksi Penindakan dan Penyidikan Devi Adriandi, kepada wartawan Kamis (12/1/17) di Bagansiapiapi.

Menurutnya, ramainya kapal nelayan atau boat jaring yang melaut diperairan Selat Malaka di Rokan Hilir , membuat pihak bea cukai sulit mengontrol masuknya barang-barang ilegal tersebut. Namun Devi mengaku pihaknya tetap fokus melaksanakan tugas pengawasan diwilayah perairan khususnya Kabupaten Rokan Hilir.

“Ini bukan niat jelek tapi mudah-mudahan wilayah kita aman, karena itu kota harus waspada melakukan patroli rutin khususnya wilayah perairan Sinaboi hingga Panipahan,” ujarnya.

Pria yang pernah bertugas dibagian custom di bandara Sultan Syarief Kasim (SSK) Pekanbaru, Riau ini  mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki target untuk menangkap barang-barang ilegal tersebut. Menurutnya sejauh ini upaya yang dilakukan oleh pihaknya sudah sangat maksimal dalam melakukan pengawasan dan penindakan.

“Kadang-kadang kita sampai berpura-pura minta ikan kepada para nelayan ditengah laut sambil sesekali memeriksa isi bawaan kapal nelayan, namun sampai saat ini belum berhasil,” pungkasnya.(wis).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>