Gara gara Menganiaya Anak Didik, Kepala Sekolah Salah Satu Perguruan Swasta di Palika Berurusan Dengan Hukum

guru-pukul-murid-768x384ROHIL,suarariau.com – Diduga akibat melakukan pemukulan/ penganiayaan terhadap puluhan anak didik ( siswa/I ), satu orang Kepala Sekolah di perguruan swasta di Palika ( Pasir Limau Kapas), Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau terpaksa berurusan dengan pihak Kepolisian di Rokan Hilir

SM ( 58 ) missalnya Kepala Sekolah ini terpaksa dengan terpaksa harus berurusan dengan pihak penegak hukum, hanya gara gara tidak bisa mengendalikan emosinya

Si oknum Kepala Sekolah ini kabarnya nekad melakukan tindak kekerasan terhadap puluhan anak didiknya sampai mengalami lecet dan luka luka di badan.

Atas peristiwa tersebut  membuat sejumlah orang tua murid melaporkan perkara tersebut kepada pihak Kepolisian Resort Rokan Hilir (Polres) melalui Polisi Sektor setempat

Sebagaimana tertuang didalam Surat Tanda Penerimaan Laporan Polisi Nomor: 05/I/K/2017/Polda Riau/Res Rohil/Sek Panipahan, tertanggal  02 Feb 2017 tentang kekerasan terhadap anak.

Informasi yang berhasil dihimpun suarariau.com pada hari Kamis 02 Februari 2017 lalu. Bahwa  sekitar pukul 08.00 WIB tersangka masuk kedalam ruangan kelas dan langsung melakukan pemukulan terhadap anak murid sebanyak 46 orang

Dimana dengan alasan tidak masuk kelas pada hari besar Imlek,Rabu tanggal 01 Februari 2017 lalu oknum Kepala Sekolah tersebut memberikan ganjaran hukuman berupa pukulan kepada para korban yang menjadi sasaran keberingasan SM

Dengan jumlah pukulan dan sasaran pemukulan menurut sumber berbeda-beda.” Ada yang hanya mendapatkan pukulan satu kali, ada dua dan ada yang sampai berkali kali. Dan sasaran pemukulan pun berbeda beda.”Ujar salah seorang warga Rokan Hilir mengomentari perbuatan SM

Selain ada pemukulan dibahagian pipi sebelah kanan dan pipi sebelah kiri siswa/i. Dalam kejadian kali ini si oknum SM juga menurut sumber ada melakukan pemukulan terhadap kepala bagian belakang siswa/i. Akibat pemukulan itu, korban kabarnya ada yang mengalami luka memar di bagian pipi dan ada yang luka lecet dibagian pipi dan telinga.

Kejadian ini sangat disayangkan banyak orang,karena selain perlakuan si oknum Kepala Sekolah itu dapat mempengaruhi Proses Belajar Mengajar Siswa.Tauladan yang selama ini melekat pada profesi guru pun menurut sumber jadi hambar

Sementara itu Kepala Kepolisian Resort Rokan Hilir, AKBP Hendri Posma Lubis Sik melalui Kepala Kepolisian Sektor Panipahan, AKP Kamsir SH ketika dihubungi wartawan  membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, ini kekerasan terhadap anak, jadi tersangka sudah kita tahan dan selanjutnya akan kita serahkan ke Komisi  Perlindungan Anak (KPA) Polisi Resort Rokan Hilir,” jelas Kapolsek. (wis).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>