Sejak Januari 2017 UMK Rp 2,3 juta, Disnaker Rohil Nihil Laporan

2017-02-28-19-58-53-23003340ROHIL,suarariau.com – Pasca penerapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebesar Rp 2,3 juta yang diberlakukan sejak bulan Januari tahun 2017,  dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten  Rokan Hilir, Provinsi Riau hingga kini belum ada menerima pengaduan dari karyawan atau pekerja dari perusahaan yang beroperasi di wilayah Rokan Hilir.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Rokan Hilir Ir Amiruddin ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan, Selasa (28/02/2017) di Bagansiapiapi.

Dia mengaku baru-baru ini pihaknya turut menghadiri rapat di Kota Pekanbaru, Riau, dalam rapat tersebut terkuak setiap perusahaan wajib memperhatikan fasilitas dan kesejahteraan setiap karyawannya baik berupa materi, kilinik kesehatan khusus karyawan, saranah ibadah, perpustakaan, sarana air bersih dan yang lainnya.

“Dengan begitu tak ada masalah di lapangan saat nominal UMK mulai diterapkan baik itu keberatan dari pihak perusahaan maupun dari karyawan itu sendiri,” katanya.

Selain itu setiap perusahaan wajib memperhatikan karyawan perusahan wajib menyertakan karyawan menjadi peserta BPJS dan BPJS tenaga kerja. Menurutnya hal itu adalah hal yang mengikat dan berlaku kepada seluruh perusahaan kecil, sedang, maupun besar.

“Itu sudah menjadi kewajiban setiap perusahaan, baik perusahaan kecil, sedang dan besar,” pungkasnya. (wis).

 

Setelah Diringkus, TO Polisi Akhirnya Nginap di RTP

 

ROHIL – MH alias C (42), warga Jalan SMPN 4 Balai Jaya, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, Riau berhasil ditangkap Jajaran Kepolisian Resort Rokan Hilir dalam Operasi Antik Siak 2017, Selasa (28/02/2017) sekira pukul 18.45 WIB.

 

Tersangka ditangkap di Dusun Kencana, Kepenghuluan Pasir Putih, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, Riau berdasarkan Laporan Polisi Nomor:LP/27/A/II/RIAU/RES Narkoba Rohil tanggal 28 Februari 2017.

 

Sebelum ditangkap tersangka MH alias C ternyata sudah menjadi Target Operasi (TO) Tim Satuan Narkoba Kepolisian Resort Rikan Hilir.

 

Dari tangan tersangka pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 8 paket klip plastik warna bening yang diduga berisi butiran kristal narkotika jenis sabu-sabu seberat 8,5 gram dan 12 bungkus plastik bening.

 

Informasi yang dihimpun dari Kepala Kepolisian Resort Rokan Hilir AKBP Hendri Posma Lubis Sik melalaui Kasubag Humas Polres Rokan Hilir Aiptu Yusran Pangeran Cherry SH, Selasa (28/02/2017) mengungkapkan kepada kalangan wartawan melalui WhatsApp Grup Polres Rohil.

 

Pada hari Senin (27/02/2017), sekira pukul 18.00 WIB Tim Operasional Satuan Narkoba mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Dusun Kencana, Kepenghuluan Pasir Putih, Kecamatan Balai Jaya sering terjadi transaksi narkotika.

 

Berdasarkan informasi tersebut Tim Opsnal Satuan Narkoba melakukan penyelidikan, sekira pukul 20.00 WIB petugas akhirnya melakukan penangkapan terhadap tersangka.

 

Setelah dilakukan penggeledahan badan, petugas berhasil menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu-sabu yang disimpan didalam jaket tersangka.

 

“Kini tersangka dan barang bukti sudah kita amankan di Rumah Tahanan Polisi (RTP) Mapolres Rohil guna pengusutan lebih lanjut,” tukas Pangeran Cherry. (wis).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>