Diduga Akibat Kelalaian, CPO Dari Salah Satu Tangki Timbun “Cemari” Perairan Laut Dumai

32Dermaga-Pelabuhan-Pelindo-I-Cabang-DumaiDUMAI,suarariau.com—Seperti diwartakan media local, luar dan online sebelum sebelumnya. Bahwa akibat banyaknya kegiatan bongkar muat minyak CPO dan turunannya di kawasan PT Pelindo Cabang Dumai

Perairan laut Dumai tak jarang menjadi sasaran imbas pencemaran.Kejadian tercurahnya dan tercecernya minyak CPO ( Crude Palm Oil ) dan turunannya ke Dermaga dan Laut perairan Dumai telah kerap terjadi.

Kejadian itu semua tidak luput dari kelemahan dan kelalaian pihak yang melakukan aktivitas bongkar muat CPO untuk Eksport dan penimbunan ke tangki perusahaan disekitar Pelabuhan Dumai.

Saat kegiatan bongkar muat CPO seperti ini lah yang sering disebut sebut human error.Pihak perusahaan yang melakukan kegiatan bongkar muat ini tidak pernah mengakui kalau akibat kegiatannya telah terjadi pencemaran.

Setiap ditanya terkait kerugian dan dampak pencemaran, pihak perusahaan selalu berdalih kalau minyak CPO yang tercurah maupun tercecer kelaut bisa dimakan ikan dan tidak akan tenggelam kedasar laut.

Jawaban para oknum pengusaha/ pelaku kegitan itu kayaknya diterima dan masuk akal pihak KLH dan Aparat terkait. Adanya dugaan alasan tersebut bisa diterima pihak terkait.Dibuktikan adanya sejumlah kejadian tumpahan minyak CPO yang hingga kini senyap begitu saja.

Kejadian yang menimpa pihak PT SAN ( Sarana Agro Nusantara ) Dumai, Jum at ( 17/03/17 ) tadi juga kemungkinan akan berujung senyap. Dimana dengan dalih merembes ke dermaga dan laut sekitar 500 Gram akibat aktivitas pengapalan CPO Eksport ke kapal MT Zeynep A. Pihak PT SAN ( Sarana Agro Nusantara ) diduga aqkan bisa terlepas dari sangsi denda dan pidana

“Benar, tadi ada sedikit masalah.Tapi dampak pencemarannya kami rasa ngak ada. Karena sesuai pengakuan Surveyor kami.Minyak CPO itu muncrat sekitar 500 Gram saat hendak loding dari tangki ke kapal MT Zeynep A, terjadi kebocoran di loding point meteran 170.Dan minyak yang berserak di dermaga telah kami pungut dan bersihkan dengan bahan pembersih Caustic Soda dan Rinso.”Ungkap Kepala Unit ( Pimpinan ) PT SAN Dumai, Drajat Wisnu Barata,Jum at ( 17/03/17 ) tadi

Seakan tidak menyadari kalau air sisah upaya pembersihan menggunakan Caustic Soda dan Rinso yang ia maksud juga mengandung zat zat kimia.( red )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>