Seorang DPO Polres Rohil Tewas di Dorr

indexROHIL,suarariau.com –Seorang buronan ( DPO ) Kepolisian Resort Rokan Hilir bernama, Zulfan Efendi alias Isul (33) Kamis ( 16/03/17 ) sekitar Pkl 15.00 WIB dinyatakan tewas diterjang timah panas.

Warga Kepenghuluan Bantaian, Kecamatan Batu Hampar, Kabupaten Rokan Hilir, Riau tewas ditembak Kepolisian Batu Hampar karena coba melawan dengan cara menusuk petugas saat hendak menangkapnya ( red tersangka ) pada, Kamis (16/03/2017) sekira pukul 15.00WIB.

Zulfan Efendi alias Isul dinyatakan tewas setelah diterjang timah panas pada bahagian dada sebelah kanan dan salah satu paha tersangka

Tersangka yang merupakan residivis  dan Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus tindak pidana narkoba pada tanggal 23 Nopember 2016 di jajaran Kepolisian Resort Rokan Hilir ( Polsek Rimbo Melintang ) Riau, seperti tertera di Laporan Polisi Nomor:LP/10/A/XI2016/Polsek Rimba Melintang. Dan Daftar Pencarian Orang  Nomor:DPO/01/I/2017/Reskrim tertanggal 10 Januari 2017 lalu.

Dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada saat terjadinya pengejaran pihak Kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 buah bong, 1 buah parang, 1 buah hend phone merek samsung, 1 buah obeng, 1 buah sendok dari kertas, 1 buah sendok dari besi, 1 buah kaleng rokok merek bold,

1 buah batere timbangan, 2 buah paket kertas bening besar yang diduga berisikan butiran kristal jenis sabu-sabu, 4 buah mancis, 3 buah gunting, 3 buah pisau, 3 buah dompet, 23 buah kertas bening kosong ukuran kecil.

Terlaksananya pengejaran terhadap tersangka, berawal adanya informasi pada hari Kamis (16/03/17) kepada pihak Kepolisian Batu Kampar, kalau sekira pukul 15.00 WIB tersangka sedang berada dirumah abang iparnya bernama Otoy diwilayah Kepenghuluan Bantaian

Tidak mau buruannya lepas begitu saja, Kapolsek Batu Hampar Ipda S Sijabat langsung memimpin  Tim Operasional (Tim Opsnal) langsung melakukan penggerebekan ditempat persembunyiannya. Namun saat digerebek tersangka tidak mau membuka pintu kamar.

Sebelumnya petugas sempat memerintahkan kepada tersangka agar segera menyerahkan diri, namun pelaku tidak mau menyerahkan diri hingga akhirnya petugas mendobrak pintu kamar sambil memberikan tembakan peringatan sebanyak lima kali namun tersangka tidak mau menyerah malah tiba-tiba tersangka melawan dan berupaya menusuk petugas dengan menggunakan sebilah badik sambil berkata ‘mati kau’.

Akhirnya petugas terpaksa melumpuhkan tersangka dengan cara melepaskan dua tembakan yang bersarang di sebelah dada kanan dan paha tersangka dan akhirnya tersangka pun terkapar tanpa perlawanan.

Sebelum tewas, tersangka sempat dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan dan pertolongan medis namun sayang nyawa tersangka tidak dapat tertolong lagi dan akhirnya tersangka menghembuskan napas terahkir.

Selanjutnya Kapolsek Batu Hampar Ipda S Sijabat menyerahkan Jenazah tersangka Zulfan Efendi alias Isul kepada pihak keluarga korban dan disaksikan oleh Kasat Intelkam, Kasat Narkoba, KBO Narkoba Polres Rokan Hilir dan Kapolsek Rimbo Melintang.

Pada saat penyerahan jenazah tersangka kepada pihak keluarga korban, Kepala Kepolisian Sektor Batu Hampar Ipda S Sijabat menyampaikan Standar Operasional Prosedur (DPO) penangkapan terhadap tersangka

Yang berisikan kalau pihak Kepolisian dengan berat hati melakukan penembakan.Namun dikarenakan sitersangka sudah melakukan perlawannan dan dianggap telah membahayakan petugas. Maka berdasarkan Perintah Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang penggunaan kekuatan dalam tindakan kepolisian terpaksa tersangka dilumpuhkan.

Saat ini Kepolisian Sektor Batu Hampar dan Satuan Intelkam Kepolisian Resort Rokan Hilir terus melakukan penggalangan terhadap keluarga dan masyarakat agar tidak terpancing dengan isu-isu provokasi oleh pihak ketiga bahwa kepolisian melaksanakan tugas sesuia prosedur dan akhirnya keluarga korban menerima tindakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian tersebut.

Kepala Kepolisian Resort Rokan Hilir AKBP Hendri Posma Lubis Sik melalui Kasubag Humas Polres Rokan Hilir Aiptu Pangeran Yusran Cherry SH,  Jumat (17/03/2017) membenarkan kejadian ini.

“Tersangka terpaksa kita lumpuhkan karena sudah berupaya melawan dan membahayakan keselamatan petugas. Saat ini jenzah tersangka sudah kita serahkan kepada pihak keluarga,” kata Pangeran Cherry SH. (wis).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>