Terpidana Kasus Karhutla Bebas Setelah MA Kuatkan Putusan PN Dumai

ttttt-e1473131588340DUMAI,suarariau.comSaat ini Misran Alias Ipong telah keluar dari Lembaga Permasyarakatan (LP) dan kembali ke kediamannya RT 10 Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai

Misran Alias Ipong kembali ke kediamannya setelah adanya amar putusan Hakim di Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA-RI) Jakarta yang menjatuhkan vonis 1 tahun dan subside 2 bulan kurungan kepada terdakwa kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bernama Misran Alias Ipong.

Dalam pertimbangan Amar putusan Hakim MA RI ini terlihat menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) klas IB Dumai tertanggal 6 September 2016 silam.

Dimana dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis, Desbertua Naibaho SH dan di bantu dua hakim anggota, Irwansyah SH dan Alponsus Nahak SH saat itu. Ke tiga Majelis Hakim ini terlihat tidak sepakat dengan tuntutan JPU (Jaksa Penuntut Umum) dari Kejaksaan Negeri Dumai, Andi Bernard Simanjuntak SH yang menuntut terdakwa Misran pidana penjara selama 4 tahun penjara.

Hal itu dapat kita lihat dari isi amar putusan perkara No 156/Pid.Sus-LH/Pid/2016/PN Dum, atas nama tersangka/terdakwa/terpidana Misran alias Ipong Bin Abdul Muin. Dimana dalam amar putusan ini.Majelis Hakim menjatuhkan vonis 1 tahun penjara dan subsider 2 bulan kepada terdakwa Misran Alias Ipong Bin Muin

Karena vonis 1 tahun penjara tersebut menurut Andi Bernard terlalu ringan. Kemudian atas nama Jaksa Penuntut Umum, Andi Bernard melakukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi (PT) di Pekanbaru

Berselang beberapa bulan kemudian hakim Pengadilan Tinggi Riau menjatuhkan pidana penjara selama 3 tahun kepada terdakwa Misran Alias Ipong Bin Muin

Tidak terima dengan amar putusan Pengadilan Tinggi (PT) Riau No 251/PID.SUS/2016/PT PBR, terdakwa Misran beserta seluruh simpatisannya  melakukan upaya hukum kasasi ke MA RI di Jakarta

Permohonan kasasi atas nama terdakwa Misran Alias Ipong Bin Muin itu membuahkan hasil.Hakim di Mahkama Agung yang menangani perkara kasasi terdakwa Misran Alias Ipong Bin Muin pada Rabu (05/04/17) lalu menjatuhkan amar putusan 1 tahun penjara dan subsider 2 bulan kurungan yang diajukan terdakwa Misran Alias Ipong Bin Muin

Sebagaimana diwartakan media ini sebelumnya, bahwa terdakwa Misran Alias Ipong Bin Muin telah di dakwa JPU sebagai pelaku pembakar lahan kosong seluas 6 Ha di daerah Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai

Dan didalam isi dakwaannya, JPU berdalih kalau kebakaran lahan seluas 6 Ha berasal dari rembesan pembakaran tumpukan sampah akar ilalang yang di bakar oleh terdakwa Misran Alias Ipong Bin Muin.

Dalam perkara ini JPU terkesan mengesampingkan fakta fakta di lapangan dan persidangan.Adanya dugaan mengesampingkan fakta ini diperkuat dengan keterangan kesaksian terdakwa maupun saksi yang meringankan terdakwa Misran Alias Ipong Bin Muin

Seperti kesaksian terdakwa Misran Alias Ipong Bin Muin misalnnya. Di depan persidangan dia mengaku telah ada membakar tumpukan sampah ( akar ilalang ), namun sebelum dirinya pulang ke rumah,dia (Misran-red) mengaku telah terlebih dahulu menyiram bekas bara api tumpukan sampah yang dibakarnya hingga mati (padam).

Demikian hal nya ketua Rt 10 bernama Suratno, di atas sumpah dihadapan Majelis persidangan dia ( red Rt 10 ) membantah adanya kemungkinan rembesan api. “ Kami sudah turun ke TKP pak Hakim. Jadi rasanya tidak mungkin dengan jarak 150 Meter kondisi tanah liat, api bisa menjalar ke lahan yang 6 Ha itu.” Ujar Rt 10 bernama Suratno waktu itu menjawab Majelis persidangan

Berbeda dengan Betty Aritonang SH, selaku Majelis Hakim yang menaqngani perkara ini di Pengadilan Tinggi Riau –Pekanbaru.Betty Aritonang SH,justru terkesan terbawa arus dengan dakwaan, tuntutan dan memori banding yang diajukan Jaksa Penuntut Umum.

Adanya dugaan larut dan terbawa arus kepada isi permohonan banding dan tuntutan JPU itu diperkuat adanya kalimat yang menyebut bahwa terbakarnya lahan 6 hektar, adalah karena merembes dari tumpukan akar ilalang yang dibakar Misran alias Ipong di dalam amar putusan  PTR Pengadilan Tinggi Riau No 251/PID.SUS/2016/PT PBR atas nama terdakwa Misran alias Ipong Bin Abdul Muin.(Mulak Sinaga)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>