3 Terdakwa Kasus Human Trafficking Bakal di Vonis Ringan

imagesDUMAI,suarariau.com—Tiga orang terdakwa yang terlibat dalam kasus dugaan Human Trafficking ( Perdagangan Manusia ), bakal mendapatkan vonis seringan ringannya.

Adanya dugaan bakal dikenakan vonis seringan ringannya itu menurut sumber suarariu.com di perkuat dengan isi dakwaan Pasal 120 Ayat ( 1 ), Pasal 120 Ayat ( 2 ) dan Pasal 124 huruf a Undang Undang ke Imigrasian yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) dari Kejaksaan Negeri Dumai

Kepada terdakwa Jowel Miah ( Warga Negara Banglades ), Adlis Alias Fadli ( Warga Negara Indonesia ) dan Tengku Said Saleh ( Warga Negara Indonesia ) pada persidangan Rabu ( 31/05/17)

Juga di perkuat dengan adanya dugaan pengalihan dari kasus Human Traficking menjadi kasus ijin masuk dan ijin tinggal di Indonesia.

Seperti yang terungkap di depan persidangan Pengadiilan Negeri Dumai Kamis (15/06/17) tadi missalnya. Hengky Fransiscus Munte SH selaku JPU,terkesan dengan sengaja menjadikan Kasi Pengawasan dn Penindakan dari kantor Keimigrasin Dumai menjadi saksi ahli dalam perkara dugan perdagangan manusia itu

Demikian halnya Firman Khadafi Tjindarbumi SH ( Ketua Majelis ), Liena SH (Anggota Majelis)  dan Irwansyah SH (Anggota Majelis).Saat melakukan pemeriksaan (mendengarkan keterangan saksi) Ke tiga Majelis yang menyidangkan dan mengadili perkara ini terkesan sengaja mengejar pertanyan arah ijin masuk dan tinggal di Dumai

Dengan demikian, timbul kesan kalau ke tiga terdakwa kasus Human Trafficking bakal dikenakan hukuman sepertii yang termaktup pada Pasal 124 huruf a Undang Undang Ke Imigrasian RI, bukan Pasal Pasal 120 Ayat ( 1 ) atau Pasal 120 Ayat ( 2 ) Undang Undang Ke Imigrasian RI

Sementara dalam keterangan Pers nya kepada Dumai Pos beberapa waktu lalu, Kasi Pidum ( Kepala Seksi Pidana Umum ) Kejaksaan Negeri Dumai , M Emri Kurniawan SH MH justru menuding ke tiga terdakwa, seperti Jowel Miah ( Warga Negara Banglades ), Adlis Alias Fadli ( Warga Negara Indonesia ) dan Tengku Said Saleh ( Warga Negara Indonesia ) terlibat kasus Human Trafficking ( Perdagngan Manusia )**red**

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>