Di Kota Dumai Ada Sejumlah Toko Moderen Tidak Melengkapi Perijinan

10611581551756617297

DUMAI,suarariau.com– Dikarenakan di wilayah Kota Dumai masih ada ditemukan sejumlah toko modern yang belum melengkapi ijin. Maka pihak Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu mencoba berkoordinasi dengan instansi terkait

Koordinasi tersebut menurut pihak Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu, guna reaksi atau tindakan untuk penanganan temuan sejumlah toko modern yang terindikasi tidak melengkapi perizinan usaha.

Kepala Bidang Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan DPTSP Kota Dumai Said Effendi mengatakan dari pemantauan diketahui sejumlah gerai terkemuka diduga belum memiliki izin usaha toko modern sehingga tidak memberikan kontribusi ke daerah.

2342_DPTSP-Dumai-Temukan-Usaha-Modern-Tak-Kantongi-Izin“Dugaan tidak memiliki izin usaha, toko modern ini akan ditindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama instansi terkait lain untuk penanganan lebih lanjut,” kata Said di Dumai, Selasa.

Menurutnya, untuk mendapatkan izin usaha toko modern ini maka sebelumnya harus mengantongi izin gangguan atau HO dan sejumlah gerai diduga tidak memiliki IUTM tersebut.

Pemerintah Dumai akan mengambil tindakan tegas terhadap pendirian usaha tidak taat aturan daerah ini bersama instansi terkait yaitu Satpol PP, Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

“Pemerintah akan menegur mereka agar secepatnya melengkapi izin di instansi terkait,” sebutnya.

Pengawasan pemerintah selanjutnya juga akan menyasar ke sejumah pertokoan modern lain untuk penegakan peraturan daerah dan memaksimalkan potensi pendapatan asli daerah dari sektor perizinan.

Dia berharap semua pihak dan masyarakat agar melengkapi perizinan pendirian usaha agar aturan daerah dapat ditegakkan, berkontribusi untuk PAD dan beroperasi tidak mengalami kendala.

Sementara, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Dumai Bambang Wardoyo menyebutkan temuan usaha tidak melengkapi izin ini hasil razia perizinan dilakukan pada bulan Ramadhan atau Juni 2017 lalu.

Selanjutnya, hasil temuan disampaikan ke pimpinan dan instansi terkait untuk langkah penanganan lebih lanjut, karena Satpol PP hanya sebagai pengawas dan penegak peraturan daerah.

“Untuk langkah selanjutnya kita siap berkoordinasi dengan instansi terkait agar aturan perizinan usaha di Dumai dapat diikuti serta potensi pemasukan keuangan daerah lebih maksimal,” sebut Bambang. (red/antarariau)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>