Akibat Permainan Oknum Biro PLN, Warga Panipahan Resah

jpeg-kebakaran-kabelPANIPAHAN,suarariau.com –Akhir –akhir ini warga Panipahan Resah. Keresahan warga itu berwala adanya ulah salah seorang oknum Biro Perusahaan Listrik Negara ( PLN ) yang memasukkan aliran listrik kerumah rumah warga, tanpa mempergunakan tonggak /tiang PLN

 Seperti halnya yang Kkondisi aliran listrik yang berada di RT 004/004, Jalan Mawar, Desa Teluk Pulai Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Propinsi Riau ini missalnya

Penyambungan kabel listrik sebanyak 34 Kepala Keluarga (KK) di RT ini hanya dilakukan  melalui rumah ke rumah sehingga kondisi ini dapat membahayakan bagi keselamatan  warga yang tinggal di RT 004/004, Jalan Mawar tersebut.

Hal tersebut terungkap dari pengakuan Ketua RT 004/004, Jalan Mawar, Desa Teluk Pulai, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rohil bernama Zai (48) kepada media ini ketika dihubungi, Rabu (12/10/16).

“Akibat ulah oknum yang menyambung arus kemari.Sudah empat hari lampu di Jalan Mawar ini  mati. Warga kita jadi susah gak bisa ngapa-ngapain, kasihan anak-anak pak, mau belajar gak bisa, masak nasi juga gak bisa. Pihak PLN katanya mau nyambung tapi biaya beli wayar sepanjang 200 meter dibebankan warga disini. Sementara warga disini penghasilannya hanya dari belah ikan dari gudang saja. Jangankan untuk beli wayar, untuk makan saja sudah susah .”Ujar RT 004

Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya juga mengatakan hal yang sama bahwa didaerah itu sudah empat hari lampu padam karena tidak ada aliran listrik  akibatnya aktivitas  warga  dirumah jadi terganggu, seperti memasak nasi, mencuci pakaian serta  mengajar anak-anak sekolah tanpa lampu penerang.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten  Rokan Hilir asal Panipahan, Murkan Muhammad  ketika dihubungi, Rabu (12/10/16) via BBM nya mengatakan saat ini Kepenghuluan  Desa Teluk Pulai, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau tengah mengalami krisis listrik yang teramat parah.

Bahkan dirinya mengatakan saat ini lampu padam bisa hingga berhari-hari. Akibatnya masyarakat sangat terganggu pekerjaannya dengan kondisi seperti ini.

Ini akan berdampak buruk kepada anak-anak sekolah yang tengah belajar dalam kondisi gelap gulita tanpa lampu. Seperti yang terjadi belakangan ini, listrik mati selama tiga hari penuh, dan hal ini terjadi hingga berulang-ulang.

Selain itu Politisi dari Partai Demokrat ini juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dapat bersinergi dengan pihak PLN untuk segera mengatasi krisis listrik  yang terjadi dibeberàpa kecamatan di Kabupaten Rokan Hilir saat ini.

“Kita berharap Pemda Rohil dan Pemprov Riu dapat bekerjasama dengan pihak PLN agar krisis listrik bisa diatasi,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala PLN Cabang Bagansiapiapi, Fery Sajun Naibaho ketika dikonfirmasi via handphone selulernya, Rabu (12/10/16) terkait masalah ini melalui SMS nya ia menjawab.

“Bentar lagi ya, saya sedang rapat di PKU (Pekanbaru), kita bahas di Bagan hari Senin,” katanya singkat. (wis).

About the author /


Related Articles

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *