Dunia Pendidikan Terindikasi “Diskriminasi” Saiful Bakri : Tidak Bisa kah Kami Menikmati Bangku Sekolah Negeri ?

DUMAI,Suarariau.com—“ Tidak bisakah anak kami menikmati bangku sekolah negeri ?.”Ujar Saiful, salah seorang orangtua anak penyandang cacat di Kota Dumai, Rabu ( 14/09/16 ), kemarin

6790_tidak-bisa-kah-kami-menikmati-bangku-sekolah-negeri

Seakan mengomentari adanya indikasi perlakukan diskriminasi di dunia pendidikan saat ini di Kota Dumai.

Adanya dugaan atau indikasi perlakukan diskriminasi itu terungkap dari pengakuan keluarga ketua Penyandang Cacat Kota Dumai Saiful Bakri. Dimana dalam penuturannya.Saiful Bakri mengaku kalau anaknya terus  menangis karena ditolak bersekolah di SMPN 1 Dumai Jalan Patimura dan SMPN 14 Tanjung Palas.

 Padahal menurut Saiful Bakri, pihak kelurahan Dumai Kota telah berjanji akan membantu, namun, hingga saat ini menurut Saiful, janji oknum Lurah itu tak kunjung terealisasi

Ironis memang,disaat adanya program pemberantasan buta hurup,dunia pendidikan di Kota Dumai tak berpihak pada keluarga tak mampu terutama penyandang cacat untuk mengenyam bangku sekolahan lebih tinggi.

“Ketika dihubungi lurah Dumai Kota tidak mengangkat, ketika di sms tak dibalas. Saat ini anak saya tak diterima oleh SMPN 1, padahal saya berharap bisa sekolah ditempat negeri dengan pertimbangan biaya yang sedikit murah dibandingkan swasta.”Ujar Saiful Bakri Rabu (14/09/16) kemarin dengan nada penuh kecewa

Seraya menyebutkan kalau anaknya yang sudah yatim ( tak punya ibu ) itu tidak bersekolah, hanya gara gara tidak ada biaya

Dan akibat tidak bersekolah itu, hingga kini menurut Saiful, anaknya bernama Nurhayadi terus menangis

“Saya sangat kecewa dan berharap pemerintah menyikapi persoalan saya ini dan memberikan bantuan agar anak saya bisa sekolah,” katanya lagi.

Sementara Kepala Dinas Sosial melalui Sekretaris Dameria SKM MSi kabarnya telah mengirim surat ke kepala Sekolah SMPN 1 Dumai. Isi suratnya menurut sumber perihal mohon bantuan keringan biaya pendidikan sekolah.Hal itu terungkap dari isi surat Keterangan Lurah Dumai Kota Nomor 442.5/53/SKT/CDK-DK/KESSOS tertanggal 7 September 2016. lalu

“Kendati telah memiliki surat dari Dinsos dan Kelurahan Dumai Kota agar anaknya Nurhayadi bisa bersekolah di SMPN 1 tetap saja ditolak. Sementara beberapa pekan lalu, ada yang masuk anak keluarga mampu langsung di terima di SMPN 1,” tutup Siaful menambahkan.( Zeky/red )

About the author /


Related Articles

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *