Memikul Harapan Publik, Pansel KPK Harus Bebas dari Campur Tangan Siapa Pun

JAKARTA, KOMPAS.com – Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia (Iluni FH UI) akan mengawal proses seleksi calon pimpinan KPK yang dilakukan oleh pansel.

Ketua Umum Iluni FH UI, Melli Darsa mengatakan, pengawalan terhadap kerja Pansel KPK bagian dari komitmen dan dukungan pada pemberantasan korupsi. Pansel diharapkan bekerja objektif dan jauh dari segala intervensi kelompok tertentu.

“Kami banyak menaruh harapan Pansel dapat melaksanakan tugasnya bebas dari campur tangan siapapun,” kata Melli, melalui pesan singkat, Rabu (24/6/2015).

Pengawalan akan dilakukan mulai dari tahap seleksi calon pimpinan hingga proses uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI. Melli menilai, pekerjaan mencari calon pimpinan KPK bukan pekerjaan mudah sehingga perlu dukungan dari semua pihak.

“Proses yang terkontaminasi kepentingan politik, golongan atau uang akan menciptakan kemarahan publik,” ujarnya.

Hingga hari ini, Pansel telah menerima lebih dari 250 orang pendaftar. Waktu pendaftaran calon pimpinan KPK ditutup pada 3 Juli 2015. Pansel akan mengumumkan hasil seleksi administrasi pada 4 Juli. Masyarakat diberi waktu untuk menyampaikan masukan terkait calon pimpinan KPK pada 4 Juli hingga 3 Agustus 2015.

Pembuatan makalah tentang diri pendaftar dan kompetensi dilakukan pada 8 Juli dan hasilnya akan diumumkan pada 15 Juli 2015. Pansel akan melakukan assessment kepada para pendaftar 27-28 Juli 2015.

Pengumuman daftar pendek calon pimpinan KPK akan disampaikan pada 12 Agustus 2015. Tes kesehatan dilakukan pada 18 Agustus, sementara wawancara 24-27 Agustus 2015. Pansel akan menyampaikan laporan kepada Presiden Joko Widodo pada 31 Agustus 2015.

About the author /


Related Articles

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *