Pangdam I BB: Demi Keselamatan Prajurit di Lapangan Secepatnya SOP Akan Saya Siapkan

20160831_121147 (1)ROHIL,suarariau.com —  Usai melakukan peninjauan kelokasi kebakaran hutan dan lahan (karlahut) di Kampung Medan, Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil)- Riau

Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno, Dandim 0321 Rohil Letkol ARH Bambang Sukisworo, Kecamatan Bagan Sinembah, Kecamatan Bagan Sinembah Raya, Kecamatan Simpang Kanan, Kecamatan Balai Jaya dan seluruh datuk penghulu dari empat kecamatan itu.

Berangkat secara bersama sama dengan rombongan Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewik Pusung untuk melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Koramil 03 Bagan Sinembah/ Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil)

Kunjungan kerja itu menurut Pangdam I Bukit Barisan, bertujuan untuk memberikan penegasan kepada seluruh camat dan  kepala desa agar secara bersama-sama dapat mensosialiasikan tentang larangan melakukan pembakaran hutan dan lahan (karkahut)

“Seperti kita ketahui bersama, bahwa seorang prajurit saya bernama Pratu Wahyudi telah gugur pada 18 Agustus 2016 lalu. Dan prajurit dari satuan Denrudal 004 Dumai gugur akibat melakukan pemadaman api di Desa Kampung Medan, Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar, Kecamatan Bangko. Untuk itu jangan ada lagi membuka lahan dengan membakar,” tegas Pangdam.

Dan kepada warga Bagan Sinembah-Rohil (Riau). Pangdam I BB Mayjen TNI L Pusung  mengaku, kalau dirinya bersama Unsur Muspida dan Muspika telah  turun kelokasi gugurnya Pratu Wahyudi dari Denrudal 004 Dumai

“Saya sedih, prajurit saya gugur demi memadamkan kebakaran lahan, saya lihat, lokasi penemuan itu di lahan yang tidak terbakar, tetapi tubuhnya sudah terbakar. Artinya dalam kondisi tubuh terbakar, dia masih berjuang berlari untuk menghidar dari kepungan api. Saya kasihan dan sedih. Tapi itu semua tugas negara,”  kata Pangdam miris.

Selain melakukan kunjungan kerja kelokasi kebaran di Rohil, pihaknya juga sedang melakukan pengumpulan data lapangan serta membentuk Tim khusus guna mempersiapkan Standar Opersional Prosedur (SOP) TNI. Dalam hal ini menurut Pangdam termasuk bagi prajurit yang melakukan pemadaman api dilapangan

“Secepatnya SOP akan kita siapkan, kita tidak ingin ada lagi prajurit yang gugur akibat pemadaman kebakaran lahan ini, tapi tetap, intinya jangan bakar lahan, saya tidak main-main, saya akan data penduduk pendatang yang buka lahan, kalau identitas tidak jelas, saya tangkap saya pulangkan ke kampungnya,” tegas Pangdam.

Dalam kesempatan itu Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno mengucapkan terima kasih kepada Pangdam I Bukit Barisan (BB) atas kunjungan kerjanya ke Kabupaten Rokan Hilir yang sudah memberikan pencerahan kepada masyarakat Rohil agar bencana kebakaran bisa di atasi.

H Suyatno menambahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir siap bekerja sama dengan pihak TNI/POLRI dalam melakukan razia yustisia diwilayah berbatasan guna melakukan pendataan terhadap masyarakat pendatang yang tidak memiliki identitas diri yang jelas asal usulnya.

“Ini suatu kehormatan bagi kita, semoga camat dan datuk penghulu mendapat pencerahan demi kemajuan kita bersama,” tandasnya. (wis).

About the author /


Related Articles

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *