Para Tergugat Tak Serius Untuk Berdamai, Hakim Yatakan Perkara Gugatan Zainun JalanTerus

37CassarolyDUMAI,Suara Riau.Com-Rabu(11/05),kemarin,seorang Hakim Pengadilan Negeri Dumai bernama Evelyne SH,dalam persidangan menyatakan,sidang perkara perdata gugatan nomor 05/PDT/G/DUM 2016,antara penggugat Zainun melawan tergugat I,II,III dan IV ( PT Pertamina dan PT CPI ) jalan terus.

 “Karena waktu yang diberikan Majelis untuk berunding/berdamai telah habis,dan titik temuperundingan antara penggugat dan tergugat dalam tahapan mediasi ini tidak buhkan hasil.Maka,sesuai surat perintah dari Majelis yang menangani perkaraini.Saya nyatakan,sidang dilanjutkan,dan digelar kembali,mulai Rabu ( 18/05 ) mendatang.”Ujar,Evelyne SH,Rabu ( 11/05 ) kemarin

Mendengar,pernyataan dan keputusan EvelyneSH,salah seorang perwakilan atau Kuasa Hukum tergugat I ( PT Pertamina ) berkata.

”Ijin Majelis,kami sudah mengajukan permintaan/usulan tergugat,Namun,dikarenakan,Pimpinan belum memberikan jawaban/keputusan.Makanya,kami tak bisa bilang apa apa.Jadi bukan tidak menghargai ibu Hakim.”Ungkap,seorang pria,yang mengaku Kuasa Hukum PT ( Persero ) Pertamina,Rabu ( 11/05 )

Setelah mendengarkan,penuturan/jawaban dari Kuasa Hukum tergugat I,PT ( Persero ) Pertamina.Evelyne berkata,

“Benar,yang berhak untuk memberikan keputusan dalam perundingan itu adalah Pimpinan saudara.Namun,dikarenakan,waktu untuk tahapan mediasi telah habis.Maka kami putuskan,perkara ini harus berlanjut.Namun begitu,bilamana,masih adaniat untuk berunding.Kami tidak melarang,tapi,sidang,untuk sementara ini,harus tetap kami nyatakan jalan terus.”Tandas Evelyne

Berbeda dengan Cassarolly Sinaga,SH,selaku Kuasa Hukum penggugat,saat dikonfirmasi diruang kerjanya,Jum at ( 13/05 ) tadi.Advocad muda,kelahiranDumai ini,justru menuding pihak tergugat,seperti PT ( Persero ) Pertaminadan PT CPI ( Cevron Pasific  Indonesia kurang serius alias tidak sungguh sungguh untuk bermediasi ( berunding ).

Adanya tudingan tidak serius alias tak sungguh sungguh untuk menjalani dan memanfaatkan tahapan proses mediasi itu menurut Cassarolly,SH,diperkuat dengan jawaban pihak Kuasa Hukum tergugat,yang menyebutkan,kalau pimpinan mereka belum memberikan keputusan,tehadap proses mediasi itu.

“Jawaban Kuasa Hukum itu,boleh boleh aja.Namun,bila melihat batas waktu yang diberikan pihak Majelis Hakim,cukup anjang.Jadi,saya berkesimpulan,kalau pihak tergugat,khususnya PT ( Persero ) Pertamina dan PT CPI,tidak ada niat untuk berunding.Bisa bisaaja.Karena mereka menganggap   perusahaan besar/raksasa,mereka mengnaggap tak perlu berunding.”Tandas Cassarolly Sinaga,SH.( Mulak Sinaga )

About the author /


Related Articles

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *