Rohil Bakal Dimekarkan, Kabupaten Roteng dan Kubu Bakal Dibentuk

 

RotengROKAN HILIR,Suarariau.Com—Rencana pembentukan kabupaten Rokan Tengah (Roteng) dan Kubu Pesisir Darussalam (Eks Kubu) telah menunjukkan titik terang.

Pasalnya, berkas rencana pemekaran kedua kabupaten tersebut menurut salah seorang inisator dari Kubu, sudah sampai dan diterima oleh Komisi II DPR-RI.

Seperti diungkapkan salah seorang inisiator pemekaran eks Kubu, HM Bachid Madjid yang juga seorang anggota DPRD dari Fraksi PPP di DPRD Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (16/06/06) di Bagansiapiapi.

“Kita sudah bertemu komisi II DPR-RI, di Jakarta, sekaligus menyerahkan berkas pemekaran Roteng dan eks Kubu, untuk selanjutnya di tindak lanjuti,”ujarnya

Inisiator ini juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat DPR-RI berjanji akan mengundang semua pihak agar turut hadir di Jakarta guna melakukan pembahasan bersama soal pemekaran Rokan Tengah (Roteng) dan Kubu.

Bahkan dirinya menyebut, dalam rapat pemekaran yang dilakukan di Komisi II DPR-TI di Jakarta itu turut dihadiri oleh Anggota DPR-RI. Yakni Drs Lukman Edi, Tabrani Maamun. Sedangkan perwakilan DPRD Rohil dihadiei Afrizal dari, Imam Suroso, Dodi Saputra, Edison Jamil, Perwedsssuito dan Ketua Badan Pekerja Pembentukan Rokan Tengah, Drs Suhaimi.

Menurutnya, rencana pemekaran kabupaten baru ini murni keinginan dari masyarakat guna mempercepat pembangunan didaerah serta memperpendek rentang kendali pemerintahan sekaligus menekan anggka kemiskinan akibat pembangunan di Rohil tidak merata yang pada akhirnya menimbulkan kecemburuan sosial di tengah-tengah masyarakat

Menurut pria yang akrab disapa dengan H Akip ini mengatakan bahwa pemekaran yang diinginkan oleh masyarakat bukan semata-mata hanya demi kepentingan golongan, apalagi individu, namun lebih kepada permasalahan bersama demi mencapai kemajuan dan kemakmuran daerah itu sendiri.

Bahkan dirinya mencontohkan satu kecamatan di Kabupaten Rokan Hilir yang sampai saat ini minim sarana dan prasarana.Seperti Kecamatan Rantau Kopar.

Kata dia, semenjak berdirinya Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) pada tahun 1999 yang lalu, hingga kini tahun 2016 Kecamatan Rantau Kopar belum teraliri listrik, infrastruktur dan sarana prasaran penunjang lainya. Ini akibat dari ketidak perdulian dari pemerintah daerah itu sendiri kepada masyarakat.

“Saya minta tolong kepada semua pihak terutama pejabat pemerintah daerah (pemda) untuk tidak terlalu alergi terhadap perjuangan yang telah kami dilakukan ini. Kami mohon dukungan dari pemda Rohil,”ujarnya.(ws).

About the author /


Related Articles

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *