Tiga Hakim Dapat Acungan Jempol dari Pengurus PDI-P Kota Dumai, Misran Terdakwa Karhutla di Vonis 1 TahunPenjara

 

foto guntur sDUMAI,suarariau.com—Selasa (06/09/16) kemarin, tiga orang hakim di Pengadilan Negeri Dumai mendapat pujian dan acungan jempol dari salah seorang Wakil Ketua PAC PDI-P Kecamatan Bukit Kapur-Dumai,

Irwansyah SH, Desbertua Naibaho SH dan Alponsus Nahak SH missalnya.Seusai menggelar sidang yang beragendakan pembacaan amar putusan kepada terdakwa Misran alias Ipong Bin Abdul.Katiga Majelis Hakim ini langsung dihujani ucapan terimaksih oleh keluarga dan simpatisan terdakwa

Adanya penyampaian ucapan terimaksih serta acungan jempol itu menurut Wakil Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI)-Perjuangan Kecamatan Bukit Kapur, dikarenakan telah lahirnya di Kota Dumai penegak hukum yang bersikap adil, arif dan menolong orang susah

“Terimaksih pak Hakim.Semoga keadilan yang bapak terapkan hari ini, dapat membuka pintu hati para pihak penegak hukum di Indonesia,Riau dan Dumai.”Ujar Wakil Ketua PAC PDI-P Kecamatan Bukit Kupur, Guntur Simbolon,Selasa (06/09/16) sore kemarin.

Ucapan terimaksih tersebut disampaikan Guntur Simbolon, diselah dirinya hendak keluar dari salah satu ruang sidang Pengadilan Negeri Kls I B Dumai,Selasa (06/09/16) kemarin

“Benar pak Hakim, sebagai petani kecil kami tak butuh uang, bibit dan pupuk. Kami hanya butuh kepedulian, keadilan seperti yang bapak laksanakan hari ini. Untuk itu kiranya melalui ekspos media ini, para petinggi petinggi kita yang ada di Jakarta bisa memperhatikan dan memberikan nilai plus kepada bapak bertiga.”Kata Guntur Simbolon kepada Ketiga Majelis yang menyidangkan dan mengadili perkara terdakwa Misran

Demikian halnya isrti Misran bernama Sutini, seusai mendengar amar putusan / vonis 1 tahun penjara kepada terdakwa perkara Karhutla bernama Misran alias Ipong. Wanita paroh baya yang tinggal di RT 10 Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Bukit Kapur-Dumai ini langsung berkata.

“Terimaksih ya Allah, kau telah menunjuk dan mengirimkan  hakim hakim yang baik dan pemurah untuk mengadili suami saya  ini.” Ujar Sutini, seraya mergegas kedepan untuk menyalami dan mengucapkan terimaksih kepada Ketiga Majelis Hakim tersebut.

Sementara dalam amar putusannya Majelis persidangan yang dipimpin oleh Irwansyah SH menyebutkan, bahwa perbuatan terdakwa Misran alias Ipong Bin Abdul  terbukti secarasah dan diyakini telah bersalah dalam hal melakukan “pembakaran lahan dan hutan”.

Karen itu, terdakwa Misran menurut majelis pantas dan patut dijatuhi hukuman selama 1 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 Miliar, dengan subside selama 2 bulan kurungan

Vonis hukuman 1 tahun penjara, denda sebesar Rp 1 miliar, dan subsider selama 2 bulan kurungan yang dibacakan oleh majelis hakim ini. Jauh lebih ringan dibanding tuntutan  4 tahun penjara, denda 2 Miliar yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Andi Bernad Sinajuntak SH.

Dimana pada sidang sebelumnya,  dengan dalih telah meyakini dan terbukti kalau terdakwa Misran alias Ipong Bin Abdul melakukan pembakaran hutan dan lahan seluas 6 Ha, JPU, Andi Bernad Simanjuntak SH menjerat terdakwa Misran Psl 78 ayat (3) Jo Psl 50 ayat (3) huruf d UU RI Nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan, dengan ancaman hukuman 4 tahun dan membayar denda sebesar Rp 2 Miliar, subsider 2 bulan penjara.(MulakSinaga)

About the author /


Related Articles

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *